Jarak Maysan Al Maqam ke Gate King Abdul Aziz (Masjidil Haram)

Bagi jemaah yang menginap di kawasan Ajyad, Maysan Al Maqam (yang sebelumnya dikenal dengan nama Fajr Al Badia 2 atau Olayan Ajyad) merupakan salah satu pilihan hotel yang populer karena lokasinya yang relatif strategis. Salah satu pertanyaan paling umum adalah seberapa jauh jaraknya menuju gerbang utama Masjidil Haram, khususnya Gate King Abdul Aziz (Pintu 1).

Maysan Al Maqam ke Gate King Abdul Aziz

Jarak dari Hotel Maysan Al Maqam ke Gate King Abdul Aziz (Pintu 1) Masjidil Haram adalah sekitar 450 hingga 650 meter

Berikut adalah detail rute dan estimasi waktu tempuhnya untuk tahun 2025:

  • Waktu Tempuh: Sekitar 5 hingga 10 menit berjalan kaki.
  • Kondisi Rute: Perjalanan melewati jalan yang sedikit berbukit di area Ajyad, namun tetap nyaman untuk diakses tanpa memerlukan bus shuttle.
  • Lokasi Strategis: Hotel ini terletak di Jalan Ajyad dan sangat populer bagi jemaah Indonesia karena aksesnya yang relatif dekat dengan pelataran Ka’bah melalui gerbang tersebut.

Sebagai catatan, titik Gate King Abdul Aziz merupakan salah satu pintu utama yang paling dekat dengan area tawaf (Mataf).

Akses Menuju Gate King Abdul Aziz

Gate King Abdul Aziz (Pintu No. 1) adalah salah satu gerbang utama yang paling megah dan terletak di sisi selatan Masjidil Haram, tepat berhadapan dengan kawasan Ajyad dan gedung Menara Jam.

  • Rute: Dari hotel, Anda hanya perlu berjalan lurus mengikuti arus jemaah di Jalan Ajyad. Setelah sampai di pelataran luas di depan Menara Jam, Gate King Abdul Aziz akan terlihat sangat jelas di sebelah kiri atau depan Anda (tergantung sudut kedatangan).

  • Keuntungan: Pintu ini adalah akses tercepat bagi jemaah yang ingin langsung menuju area Mataf (tempat tawaf) di lantai dasar.

Kondisi Medan Jalan

Satu hal penting yang perlu diperhatikan oleh jemaah adalah kontur jalan di kawasan Ajyad:

  • Tanjakan: Jalur menuju hotel memiliki sedikit tanjakan (sekitar 50 meter area menanjak). Saat berangkat menuju Masjidil Haram, jalanan akan terasa menurun (lebih ringan), namun saat kembali ke hotel setelah ibadah, jemaah harus bersiap dengan jalan yang agak mendaki.

  • Kepadatan: Karena berada di jalur utama Ajyad, jalanan ini sangat ramai oleh jemaah dari berbagai negara, terutama menjelang waktu salat lima waktu.

Tips bagi Jemaah

  • Kursi Roda: Mengingat adanya area yang menanjak, jemaah yang menggunakan kursi roda atau memiliki masalah lutut disarankan untuk ekstra hati-hati atau mencari bantuan saat kembali ke hotel.

  • Patokan Pulang: Gunakan gedung Menara Jam (Clock Tower) sebagai patokan utama. Dari depan Menara Jam, arahkan langkah ke jalan di antara hotel-hotel besar menuju area Ajyad Al Masafi untuk kembali ke Maysan Al Maqam.

  • Waktu Berangkat: Sebaiknya berangkat 30–45 menit sebelum azan agar bisa mendapatkan tempat di dalam masjid, mengingat Gate King Abdul Aziz seringkali sangat padat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *